1. Persamaan Kuadrat
Bentuk umum persamaan kuadrat dalam variabel x adalah
dengan .
2. Penyelesaian Persamaan Kuadrat
.
Penggunaan Diskriminan D
Diskriminan dari persamaan kuadrat adalah .
Untuk menentukan jenis akar.
Jenis-Jenis Akar Persamaan Kuadrat
- D > 0, berarti persamaan kuadrat memiliki 2 akar real dan berbeda.
- D = 0, berarti persamaan kuadrat memilik 2 kar real dan sama/kembar.
- D < 0, berarti persamaan kuadrat memiliki 2 akar tidak real(imajiner) dan berbeda.
3. Rumus Jumlah dan Hasil Kali Akar-Akar Persamaan Kuadrat
- Jumlah : .
- Selisih : .
- Kali : .
4. Persamaan Kuadrat Baru dengan Akar-Akar dan .
Fungsi Kuadrat
Adalah suatu fungsi yang berupa .
Beberapa hal yang perlu diketahui berkaitan dengan persamaan dan fungsi kuadrat adalah:
- Jika , kurva terbuka ke atas.
- Jika , kurva terbuka ke bawah.
- Jika , kurva memotong sumbu x di dua titik yang berbeda.
- Jika , kurva menyinggung sumbu x.
- Jika , kurva tidak memotong dan tidak menyinggung sumbu x.
5.1 Fungsi kuadrat jika grafiknya menyinggung sumbu X di titik dan melalui sebuah titik tertentu, maka persamaan fungsi kuadratnya adalah
5.2 Fungsi kuadrat jika grafiknya memotong sumbu X di titik adalah
5.3 Fungsi kuadrat jika grafiknya melalui titik puncak/balik/ekstrim dan melalui sebuah titik tertentu, maka persamaan fungsi kuadratnya adalah
.
Pertidaksamaan Kuadrat
Bentuk umum:
A. Bentuk Umum dan Sifat Parabola
Kurva fungsi kuadrat y = f( x ) = ax2 + bx + c, a tidak sama dengan nol ( 0 ) berbentuk parabola.

Jika nilai a > 0 maka parabola terbuka ke atas dan mempunyai nilai ekstrem minimum
Jika nilai a < 0 maka parabola terbuka ke bawah dan mempunyai nilai ekstrem maksimum
Koordinat titik puncak / titik ekstrem / titik stationer / titik balik parabola adalah ( Xp , Yp ) dengan :




Xp = absis ( x ) titik puncak = sumbu simetri = absis ( x ) saat mencapai nilai maksimum/minimum
Yp = ordinat ( y ) titik puncak = nilai ekstrem/nilai stationer/nilai maksimum/nilai minimum
B. Sketsa Grafik Fungsi Kuadrat / Parabola
Langkah-langkah dalam membuat sketsa grafik fungsi kuadrat/parabola ( y = ax2 + bx + c) :
1. menentukan titik potong grafik dengan sumbu x → y = 0

kemudian difaktorkan sehingga diperoleh akar-akarnya yaitu x1 dan x2 . jika kesusahan dalam memfaktorkan coba di cek dulu nilai D nya….
jika D < 0 maka fungsi tersebut memang tidak mempunyai akar-akar persamaan fungsi kuadrat sehingga sketsa grafik fungsi kuadrat tidak memotong sumbu x
jika D > 0 maka fungsi tersebut mempunyai akar-akar persamaan fungsi kuadrat namun kita kesulitan dalam menentukannya… bisa jadi karena angkanya yang susah difaktorkan atau faktornya dalam bentuk desimal. Akar-akarnya dapat kita cari dengan rumus abc :


setelah kita mendapatkan nilai x1 dan x2 maka titik potong grafik fungsi kuadrat dengan sumbu x :
( x1 , 0 ) dan ( x2 , 0 )
2. menentukan titik potong grafik dengan sumbu y → x = 0karena x = 0 maka y = c dan titik potong dengan sumbu y = ( 0 , c )
3. menentukan sumbu simetri ( xp ) dan titik ekstrem ( yp )dari penentuan sumbu simetri ( xp ) dan nilai eksterm ( yp ) diperoleh titik puncak grafik fungsi kuadrat/parabola : ( Xp , Yp )
Posisi grafik fungsi kuadrat/parabola terhadap sumbu x
mengulang pembahasan mengenai titik potong sumbu x → y = 0 ada 3 kemungkinan :
D > 0 → grafik fungsi kuadrat memotong sumbu x di dua titik
D = 0 → grafik fungsi kuadrat menyinggung sumbu x di satu titik
D < 0 → grafik fungsi kuadrat tidak memotong sumbu x
dengan menggabungkan dengan nilai a nya dapat dibuat sketsa grafik fungsi kuadrat/parabola :

C. Persamaan Fungsi Kuadrat / Parabola
1. Diketahui tiga titik sembarang

Rumus : y = ax2 + bx + c
nilai a, b dan c ditentukan dengan eliminasi.
2. Parabola memotong sumbu x di dua titik ( x1 , 0 )dan ( x2 , 0 ) dan melalui satu titik sembarang.

Rumus : y = a ( x – x1 ).( x – x2 )
nilai a ditentukan dengan memasukkan titik sembarang tersebut ke x dan y.
3. Parabola menyinggung sumbu x di satu titik ( x1 , 0 ) dan melalui satu titik sembarang.

Rumus : y = a ( x – x1 )2
nilai a ditentukan dengan memasukkan titik sembarang tersebut ke x dan y.
4. Parabola melalui titik puncak ( xp, yp ) dan melalui satu titik sembarang.

Rumus : y = a ( x – xp )2 + yp
nilai a ditentukan dengan memasukkan titik sembarang tersebut ke x dan y.
D. Hubungan Kurva Persamaan Kuadrat / Parabola dan Persamaan Garis Lurus
